Rental Mobil jakarta, sewa bis pariwisata
Rental Mobil jakarta, sewa bis pariwisata

Mohon Tunggu...

Keranjang Anda saat ini kosong.

Kembali ke toko

mengemudi | posisi duduk | posisi kaki | posisi tangan

Tips Berkendara Yang Benar dan Nyaman Bersama Bina Sarana Rent Car

Sahabat harus mempersiapkan diri agar bisa berkendara yang aman,nyaman dan selamat sampai tujuan. Aktivitas yang cukup padat, ditambah dengan jarak antara tempat tinggal dengan kantor yang bisa dibilang cukup jauh, melarang Sahabat untuk memaksakan diri jika memang sudah merasa lelah, agar Sahabat berkendara yang aman selama perjalanan.

Tanda-tanda kelelahan yang membuat Sahabat tidak berkendara yang aman ialah seperti tidak berhenti menguap, kepala terasa sangat berat, bermanuver secara mendadak untuk mempercepat dan memperlambat laju kendaraan dan terkadang tertidur saat keadaan macet, lebih baik kamu beristirahat terlebih dahulu.

Baca Juga : Dibuai Warna-warni Bangka Belitung Bersama Sewa Alphard Transformer

Berikut tips agar tetap berkendara yang aman dan nyaman bersama Bina Sarana Rent Car :

1. Peregangan otot sebelum hendak berkendara bersama Bina Sarana Rent Car

Duduk di kursi selama berjam-jam dapat menyebabkan otot-otot kamu kaku. Alangkah baiknya, ketika akan berkendara pulang dan bisa berkendara yang aman, Sahabat perlu melakukan peregangan tangan, jari, kaki, leher, punggung serta yang lain selama kurang lebih 5 menit supaya otot-otot tidak terlalu kaku ketika mengemudikan mobil, peregangan ini dapat secara efisien menyingkirkan stres serta kelelahan.

Dengan pemanasan yang baik, maka akan membantu Sahabat dalam merefresh otot-otot tubuh dan menghilangkan rasa lelah setelah mengemudi dengan waktu yang cukup lama. Hindari untuk memaksakan menyetir ketika badan sudah mulai lelah agar tetap bisa berkendara yang aman.

Baca Juga : Alasan Memilih Bina Sarana Rentcar Saat Era New Normal 

2. Atur Posisi Duduk saat berkendara bersama Bina Sarana Rent Car

Untuk bisa berkendara yang aman, kamu perlu mengatur posisi duduk serta memegang setir supaya tetap nyaman selama perjalanan. Langkahnya atur posisi duduk sesuai sama panjang kaki serta jangkauan tangan pada stir hingga mempermudah refleks ketika mengatur stir, menginjak gas, rem, atau kopling.

Selanjutnya untuk bisa berkendara yang aman, Sahabat perlu megatur jarak tempat duduk supaya nyaman dengan posisi pedal gas, pedal rem serta kopling. Agar bisa berkendara yang aman, pastikan dulu kaki dapat mencapai pedal dengan sempurna tanpa kesusahan. Posisi sandaran tempat duduk yang nyaman yaitu tidak terlalu tegak, namun juga tidak sangat landai. Hal semacam ini dapat ditata dengan tuas/tombol sliding, reclining seat. Tempat duduk yang diperlengkapi dengan sandaran kepala (headrest), diatur ketinggiannya sebisa-bisanya sejajar dengan kepala. Pakai tambahan bantal kecil di headrest atau di belakang tulang leher supaya rasa pegal di bagian ini dapat berkurang.

Baca Juga : Tips Destinasi untuk Babymoon bersama Rental Mobil Jakarta

3. Pahami posisi berkendara yang aman bersama Bina Sarana Rent Car

Pada dasarnya tips berkendara yang aman adalah para pengemudi wajib memperoleh 3K dalam berkendara : Komunikasi, Kenyamanan dan Kontrol. Posisi duduk ketika mengemudi, jarak jangkauan tangan ke kemudi dan kaki terhadap pedal adalah kunci menentukan posisi mengemudi mobil yang benar. Lalu bagaimanakah posisi mengemudi yang baik dan benar tersebut ? Mari simak penjelasan berikut ini :

a. Posisi Duduk yang Nyaman

Ketika Sahabat akan pergi mengemudi dan ingin bisa berkendara yang aman, kamu dapat mengatur penyesuaian yang nyaman dimulai dari mengatur jangkauan kaki terhadap pedal. Kaki harus dapat menjangkau pedal gas atau rem secara keseluruhan. Kemudian aturlah derajat sandaran punggung dengan meletakkan salah satu tangan di arah jam 12 kemudi dengan posisi yang lurus. Jika sandaran belum merata dengan punggung, aturlah hingga sandaran merata dengan punggung kamu guna bisa berkendara yang aman. Ini adalah titik terjauh / maksimal di lingkaran kemudi yang harus dapat kita pegang, jika tidak Sahabat pasti tidak akan nyaman ketika bermanuver saat berkendara. Jika ada pengatur ketinggian kursi, jangan lupa untuk mengaturnya agar Sahabat mendapatkan pandangan visual yang maksimum ketika berkendara.

Selanjutnya untuk bisa berkendara yang aman, setelahnya kamu bisa mengatur penyesuaian pada ketinggian headrest sesuai dengan postur tinggi badan kamu, mengatur seluruh posisi kaca spion kiri kanan dan bagian dalam. Terakhir jangan lupa untuk mengenakan sabuk keselamatan sebelum berkendara yang aman.

Baca Juga : Tips Persiapan Bulan Madu Bersama Sewa Mobil Mewah Bogor

b. Posisi Tangan yang Baik dan Benar

Untuk menjelaskan posisi tangan yang baik dan benar saat berkendara yang aman adalah dengan menggunakan bahasa jam. Selalu ingat, posisi tangan berkendara yang aman adalah berada pada jam 9-3 atau 10-2. Sebenarnya posisi 10-2 tidak terlalu dianjurkan namun masih bisa ditoleransi, posisi 9-3 adalah yang paling benar saat berkendara yang aman. Kenapa ? Karena ketika Sahabat memposisikan tangan di 9-3, kamu memiliki kendali penuh atas kendaraan, selain itu konsol-konsol pada kemudi dapat dengan mudah kamu gunakan sehingga Sahabat bisa berkendara dengan aman. Jangan pernah mengemudikan mobil dengan menggunakan satu tangan, kedua tangan berkumpul di dalam satu titik kemudi, menggunakan aksesoris di kemudi, dan memposisikan tangan di dalam lingkar kemudi. Hal tersebut bisa membuat posisi Sahabat tidak berkendara yang aman.

Baca Juga : Vila Romantis di Yogyakarta untuk Honeymoon Bersama Sewa Mobil Yogyakarta

c.  Posisi Kaki

Penentuan posisi kaki tergantung pada jenis mobil yang digunakan. Pada mobil manual, usahakan kaki kiri berada di footrest, tidak menempel di pedal kopling. Sedangkan pada mobil matic, kaki kiri harus sepenuhnya berada di footrest, hanya kaki kanan yang bekerja untuk menekan pedal rem dan gas. Tetapkan posisi kaki kanan yang benar, yakni tegak lurus di pedal rem dan miring ke kanan ketika menginjak pedal gas. Tumit harus menempel lantai mobil dan tidak boleh bergeser.

Saat ini hampir seluruh mobil yang ada di pasaran merupakan mobil matic. Untuk menggunakan mobil matic saat berkendara yang aman, kaki kiri Sahabat diletakkan pada footrest yang sudah tersedia sehingga untuk mengoperasikan pedal gas dan rem hanya menggunakan kaki kanan saja. Posisi kaki kanan yang baik dan benar saat berkendara yang aman adalah tegak lurus di pedal rem dan sedikit miring ke arah kanan ketika menginjak pedal gas dengan tumit yang menempel dengan lantai mobil. Jangan pernah melakukan pengereman dengan kaki kiri kecuali Sahabat memang sudah terbiasa dengan itu seperti pembalap mobil pada umumnya.

Baca Juga : Mengarungi Keindahan Danau Toba Menggunakan Sewa Hiace

Kamu juga bisa langsung download Bina Sarana Apps, Sekarang juga!

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *