rental hiace indonesia | hiace | rental hiace | hiace indonesia | Menyusuri Hotel Majapahit

Menyusuri 13 Hotel Bersejarah di Indonesia yang Ikonik Bersam Rental Hiace Indonesia

Apa yang menjadi pertimbanganmu dalam memilih hotel untuk menginap? Umumnya lokasi, harga, serta fasilitas dan pelayanan jadi pertimbangan seseorang dalam memilih sebuah hotel. Namun, tahukah kamu ada beberapa hotel di Indonesia yang menawarkan juga pengalaman berbeda penuh sejarah bagi tamu-tamu yang menginap?

Mulai dari pernah digunakan sebagai bangunan-bangunan yang memiliki nilai sejarah di masa lampau hingga menjadi tempat terjadinya peristiwa-peristiwa bersejarah, hotel bersejarah di Indonesia yang masih beroperasi hingga saat ini menjadi daya tarik tersendiri yang tentunya tak bisa kamu temukan di hotel lainnya.

Penasara apa saja hotel-hotel bersejarah yang ada di Indonesia? Simak beberapa rekomendasi hotel bersejarah di Indonesia berikut:

Baca juga: Wisata di Kudus Bersama Rental Mobil Kudus

Hotel Bersejarah di Indonesia Bersam Rental Hiace Indonesia

Hotel Indonesia Kempinski

Meskipun dari segi usia, hotel bersejarah di Indonesia yang pertama ini tidak setua hotel-hotel lainnya, hotel yang kerap disingkat menjadi “HI” ini merupakan salah satu hotel ikonik di Indonesia. Menjadi hotel bintang lima pertama di Indonesia serta merupakan gedung tertinggi pertama di Jakarta, hotel bersejarah di Indonesia dibangun dari hasil rampasan perang dengan Jepang.

Diresmikan pada 1962 untuk menyambut Asian Games IV, hotel bersejarah di Indonesia ini tak cuma jadi akomodasi para atlet, tetapi juga para pejabat tinggi serta tamu-tamu penting pada masa itu. Digagas langsung oleh presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, hotel bersejarah satu ini memiliki “Signatures Restaurant” yang merupakan restoran favorit sang proklamator.

Baru pada 2004, hotel ini kemudian dikelola oleh Kempinski Groip dan mulai dikenal dengan nama Hotel Indonesia Kempinski. Hingga saat ini, Hotel Indonesia Kempinski masih menjadi salah satu hotel termewah dan termegah yang ada di Jakarta, bahkan Indonesia.

Baca juga: Tips Tempat Wisata Kuliner Di Indonesia Ala Jasa Rental Innova Depok

Menyusuri Hotel Majapahit, Surabaya

Telah ada sejak tahun 1910. Hotel Majapahit awalnya memiliki nama Oranje Hotel dan dibangun oleh seseorang asal Armenia bernama Lucas Martin Sarkies. Arsitektur dari hotel bersejarah di Indonesia satu ini sempat direnovasi menjadi bergaya art deco pada 1936. Ketika era Jepang menguasai Nusantara, hotel ini sempat berubah nama menjadi Yamato Hoteru.

Selain perjalanan panjangnya tersebut, salah satu alasan mengapa Hotel Majapahit menjadi salah satu hotel bersejarah yang terkenal di Indonesia adalah peristiwa bersejarah perobekan bendera Belanda di hotel ini.

Tepatnya pada 19 September 1945, Mastiff Carbolic mengibarkan bendera Belanda di hotel ini. Melihat hal tersebut, masyarakat Indonesia yang marah kemudian menaiki hotel dan menurunkan bendera Belanda tersebut dan merobek bagian birunya dan mengibarkan kembali bagian bendera berwarna merah putih.

Hotel ini sendiri telah beberapa kali berganti nama dan pengeloaannya dan masih beroperasi hingga saat ini dengan nama Majapahit Hotel. Salah satu kamar yang ditawarkan hotel bersejarah di Indonesia ini adalah “Kamar Merdeka” yang merupakan kamar yang pernah ditinggali oleh aktor Charlie Chaplin pada1936.

Baca juga: Tips Liburan Seru Dengan Teman Bersama Rental Mobil Innova Jakarta

Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Yogyakarta

Membicarakan sejarah hotel di Indonesia, tak lengkap tanpa membahas Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Lokasi tempat hotel bersejarah di Indonesia ini berdiri sendiri merupakan Pesanggarahan Ambarrukmo yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono V. Setelah direnovasi pada 1895-1897, bangunan ini digunakan Sultan Hamengku Buwono VII untuk menjamu tamu-tamu sebelum kemudian dijadikan kediaman Sultan ketika ia turun tahta.

Pada saat Ir.Soekarno menggagas pembangunan empat hotel berstandar Internasional pertama di Indonesia dengan menggunakan hasil rampasan perang Jepang, Hotel Ambarrukmo menjadi salah satu lokasi yang digagas. Sehingga pada 1966, Hotel Ambarrukmo yang dibangun di area kebon raja hingga gandok kiwa.

Menjadi salah satu hotel termewah pertama di Yogyakarta, kamu masih bisa menemukan beberapa bagian asli dari hotel bersejarah yang telah beberapa kali direnovasi dan revitalisasi ini.

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata Anambas Bersama Sewa Mobil Riau

Hotel Savoy Homann, Bandung

Satu lagi hotel tertua di Indonesia yang memiliki nilai sejarah adalah Hotel Savoy Homann di Bandung. Berdiri sejak 1871, hotel bersejarah di Indonesia ini awalnya bernama Hotel Homann yang diambil dari nama pemiliknya kala itu, Homman seorang berkebangsaan Jerman. Pada saat itu, hotel ini terbuat dari bambu sebelum kemudian pada 1880 bangunan hotel ini dibangun kembali dengan tembok batu bata.

Gedung yang kini berdiri megah menghadap Jalan Asia Afrika sendiri baru dibangun pada 1937 dengan rancangan arsitek A.F. Albers bergaya art deco dan sejak tahun itu pula hotel bersejarah ini dikenal dengan nama Savoy Homann Hotel.

Mengalami berbagai pergantian kepemilikian, hotel bersejarah di Indonesia satu ini juga pernah menjadi pilihan akomodasi tokoh-tokoh dunia seperti aktor Charlie Chaplin dan pemimpin-pemimpin negara pada saat Konferensi Asia-Afrika seperti Cho En Lai dan Jawaharlal Nehru.

Baca juga: Panduan Lengkap Traveling Ke Dieng Bersama Sewa Mobil Murah Jawa Tengah

Grand Inna Medan

Tak hanya di Pulau Jawa saja, di Sumatera, tepatnya Medan, kamu juga bisa menemukan hotel dengan nilai sejarah yang cukup kental. Hotel yang awalnya memiliki nama asli Hotel Mijn de Boer ini dibangun pada 1898 oleh Aeint Herman de Boer yang merupakan pengusaha asal Belanda.

Awalnya hotel ini hanya berukuran kecil, namun terus dikembangkan karena kala itu menjadi salah satu akomodasi bagi para tamu-tamu penting asal Eropa seperti Raja Léopold II dari Belgia.

Baru setelah kemerdekaan Indonesia hotel ini kemudian diambil alih pemerintah Indonesia dan masih beroperasi sampai saat ini dengan nama Grand Inna Medan.

Baca juga: Tips Destinasi Wisata Religi di Indonesia Bersama Sewa Innova Mewah Jakarta

Inna Bali Heritage Hotel

Sebagai destinasi wisata terpopuler di Indonesia, tentu ada banyak sekali pilihan hotel dan penginapan yang bisa kamu pilih. Namun, di masa sebelum kemerdekaan, hotel mewah pertama yang ada di Bali baru dibangun pada 22 Agustus 1927 yang difungsikan untuk akomodasi para turis-turis asing yang berkunjung ke Bali kala itu.

Pada masa itu, mulai banyak wisatawan asing yang mengunjungi pulau Dewasa dengan menyebrang menggunakan kapal uap Koninklijke Paketvaart Maatschappij. Hingga kini, hotel bersejarah di Indonesia ini masih beroperasi dengan nama Inna Bali Heritage Hotel.

Baca juga: Pariwisata Bali di Masa Pandemi Covid-19 rental bina sarana

Hotel Salak The Heritage, Bogor

Pada masa pendudukan Jepang, hotel bersejarah di Indonesia ini merupakan tempat peristirahatan Jendral VOC. Dibangun pada 1856, hotel ini awalnya bernama Bellevue-Dibbets Hotel yang dimiliki oleh keluarga Gubernur Jendral VOC untuk akomodasi para elit pemerintahan VOC.

Namun, pada saat pendudukan Jepang hotel ini kemudian sempat dijadikan markas milier sebelum kemudian pada 1948, setelah Indonesia Mereka, hotel ini dijadikan hotel kembali dengan nama Hotel Salak. Baru pada 1998, hotel bersejarah di Indonesia ini kemudian berubah nama menjadi Hotel Salak The Heritage. Menginap di hotel bersejarah di Indonesia ini, kamu masih bisa melihat lebih dekat arsitektur-arsitektur bergaya kolonial yang penuh sejarah.

Baca juga: Destinasi Wisata yang Nggak Kalah Menarik di Parapat Versi Hiace Indonesia

The Hermitage Hotel, Jakarta

Satu lagi pilihan hotel bersejarah di Indonesia yang menawarkan arsitektur khas zaman kolonial adalah The Hermitage Hotel yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta. Awalnya sendiri bangunan bersejarah peninggalan Belanda ini bukanlah sebuah hotel. Dibangun pada 1920-an, bangunan itu digunakan sebagai pusat telekomunikasi pemerintah Hindia Belanda. Baru pada 2008 bangunan bersejarah ini dikelola menjadi sebuah hotel dengan nama The Hermitage Hotel.

Mulai dari fasad bangunan hingga bagian interior hotel, kamu bisa merasakan kesan antik yang sangat menarik. Hal ini tentu menjadi salah satu daya tarik dari hotel bersejarah di Indonesia satu ini.

Baca juga: 7 Hotel dengan Rooftop Cafe & Restaurant Terbaik di Surabaya Versi Rental Mobil Surabaya

Hotel Horison Arcadia, Surabaya

Berlokasi di Jalan Rajawali, Surabaya, hotel bersejarah di Indonesia selanjutnya dahulu merupakan sebuah kantor perusahaan gula pada zaman Hindai Belanda. Telah berdiri sejak 1916, bangunan cagar budaya ini kini difungsikan sebagai hotel yang masih beroperasi hingga saat ini.

Meskipun sudah terdapat renovasi dan penambahan bangunan-bangunan baru, bagian depan dari Hotel Horison Arcadia ini masih merupakan bangunan asli dengan fasad khas yang sangat ikonik.

Baca juga: Mengunjungi Tempat Wisata Danau Sentani Bersama Rental Mobil Papua

Grand Inna Malioboro

Pertama kali dibangun pada 1908-an, hotel bersejarah di Indonesia ini awalnya bernama Grand Hotel de Djokja diperuntukkan bagi para tamu Guberbur Hindia Belanda dan Militer pada masa kolonialisasi. Sempat berubah nama menjadi Asahi pada masa pendudukan Jepang, Hotel ini kemudian direbut setelah kemerdekaan dan berubah nama menjadi Hotel Mereka, kemudian Hotel Garud

Hotel Inna Garuda telah menjadi saksi bagaimana Indonesia dijajah oleh Belanda dan Jepang. Tempat menginap ini bahkan sampai ganti nama sebanyak 6 kali semenjak dibangun pada 1908-an. Awalnya bernama Grand Hotel de Djokja yang menjadi tujuan bermalam para tamu Gubernur Belanda mapun militer. Ketika Jepang menduduki Indonesia, hotel ini berubah nama menjadi Asahi.

Usai Indonesia lepas dari kungkungan Belanda maupun Jepang, sebutannya pun menjadi Hotel Merdeka, Hotel Garuda, dan kini masih beroperasi dengan nama Hotel Inna Garuda.

Baca juga: Panduan Pergi  Liburan Ke Raja Ampat Bersama Sewa Mobil Papua

Hotel Pelangi, Malang

Berdiri di tahun 1916 dengan nama Palace Hotel, hotel bersejarah di Indonesia selanjutnya ini merupakan salah satu hotel tertua yang ada di Indonesia. Sebelum berubah nama menjadi Hotel Pelangi pada 1953, hotel ini sempat menjad Hotel Asoma pada masa pendudukan Jepang.

Kini Hotel Pelangi masih mempertahankan arsitektur asli bangunannya berasama bangunan-bangunan tua bersejarah lainnya yang ada di Kota Malang.

Baca juga: PANDUAN CERDAS EKSPLOR TAMAN NASIONAL BALURAN

Hotel Sriwijaya, Jakarta

Dibangun pada 1863, awalnya bangunan bersejarah ini merupakan restoran milik Conrad Alexander Willam Cavadino. Karena kesuksesan restorannya ini, Cavadino kemudian mendirikan juga sebuah hotel dengan nama Hotel Cavadino setelah sembilan tahun menjalankan restoran tersebut.

Hotel Cavadino ini beroperasi sejak 1898 hingga 1899 sebelum kemudian berubah nama menjadi du Lion d’Or. Pada 1941, hotel ini kembali berganti nama menjadi Park Hotel sebelum kemudian pada era 1950-an lebih dikenal dengan nama Hotel Sriwijaya.

Baca juga: Panduan Berwisata ke Taman Nasional Bunaken Bersama Sewa Mobil Manado

Hotel Tjampuhan & Spa, Bali

Satu lagi hotel bersejarah di Indonesia yang bisa kamu temukan di Pulau Dewata, yakni Hotel Tjampuhan & Spa. Hotel ini termasuk salah satu hotel mewah tertua yang masih beroperasi hingga saat ini di Bali.

Awalnya bangunan dengan arsitektur khas Bali ini merupakan sebuah guesthouse yang dimiliki dan hanya digunakan oleh keluarga kerajaan di Ubud. Namun, pada 1970-an akhirnya hotel ini dibuka juga untuk tamu-tamu umum.

Salah satu tokoh populer yang pernah tinggal di hotel bersejarah di Indonesia ini adalah seorang pelukis asal Jerman yang turut mengembangkan kesenian di Bali bernama Walter Spies.

Baca juga: Panduan Pergi Liburan Ke Toraja Bersama Sewa Mobil Sulawesi Selatan

Tak hanya nilai sejarahnya saja, berbagai hotel bersejarah di Indonesia tersebut juga menawarkan arsitektur indah yang menggambarkan perjalanan sejarah dari bangsa Indonesia. Hotel bersejarah mana yang paling membuatmu penasaran untuk menginap?

Yuk, Download aplikasi Bina Sarana Rentcar, Sekarang!

baca juga : Cara Menyewa Rentcar Mobil Dan Travel Jakarta Bina Sarana

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.